« < May 2012 > »
M T W T F S S
30 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3

PENDIDIKAN FILSAFAT SEJAK BANGKU SD

PENDIDIKAN FILSAFAT SEJAK BANGKU SD

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

Memang wacana ini terdengar asing. Karena seperti yang kita tahu bahwa pelajaran filsafat ini di dapat hanya di bangku perkuliahan, itu pun kalau mengambil jurusan yang sesuai. Artinya mata kuliah filsafat hanya ada di jurusan-jurusan yang relevan, diantaranya adalah jurusan-jurusan yang ada hubungannya dengan ilmu-ilmu sosial dan komunikasi. Sedangkan jurusan-jurusan eksak sungguh jauh dari bidang filsafat seperti ilmu pertanian, teknik dan sebagainya. Nah, di bangku perkuliahan saja mata kuliah filsafat masih awam di mata beberapa mahasiswa, apalagi yang masih duduk di bangku sekolah, terlebih lagi di bangku sekolah dasar (SD). Sehingga wajar jika ada yang menganggap wacana ini terdengar ganjil.

Filsafat adalah suatu pemikiran yang bijaksana dan mendalam tentang sesuatu. Pemikiran terdalam dari sesuatu tentang nilai kebaikan, nilai kebenaran dan nilai keindahan. Nah dari definisi tersebut, maka dapat kita pahami bahwa filsafat adalah memikirkan dan menemukan nilai kebaikan, nilai kebenaran, nilai estetika dari sesuatu. Misalnya saja filsafat sebuah kursi, dengan filsafat tentu saja akan muncul pertanyaan-pertanyaan seperti ini : mengapa ada kursi, dari bahan apa kursi dibuat, seperti apakah kursi yang bagus itu, apakah kursi penting, apakah kursi hanya berfungsi untuk tempat duduk, mengapa namanya kursi dan pertanyaan lainnya.Memang pertanyaan-pertanyaan itu kesannya sepele dan tidak begitu penting namun inilah hakikat berpikir mendalam. Tanpa pertanyaan yang sepele itu tentu kita tidak akan dapat menemukan hakikat terdalam dari sebuah kursi. Dengan mempelajari filsafat maka kursi yang selama ini kita ketahui bukan hanya kursi semata, namun lebih dari itu, terdapat nilai kebaikan, kebenaran dan keindahan didalamnya jika kita mau memikirkannya.

Nah, itu baru hal yang paling sepele dan terkesan ‘tidak penting’ dari filsafat sebuah kursi. Bagaimana jika filsafat digunakan untuk urusan kenegaraan, hmm.. malah lebih bagus lagi. Karena jika orang-orang yang mengurus negara memahami atau mau untuk berfilsafat, maka jalannya negara insya Allah akan baik pula. Karena yang dipikirkan adalah hakikat mendalam dari sebuah negara beserta kehidupannya, apa saja hal yang terbaik yang perlu dilakukan untuk kebaikan sebuah negara.

Konsep ini dulu pernah dikemukakan oleh Plato sekitar 300 an tahun SM, bahwa negara yang ideal adalah negara yang dipegang oleh orang-orang yang bijak di dalamnya yaitu para filosof-filosof yang menjalankan pemerintahan atas dasar keputusan bersama atau yang dikenal musyawarah. Hasilnya pun benar-benar diputuskan berdasarkan hasil pemikiran yang terdalam sampai pada hakikatnya. Sehingga kehidupan negara benar-benar berjalan secara ideal.

Kembali ke wacana awal tadi, adalah penting memasukkan mata pelajaran filsafat ke kurikulum Sejak SD, karena dengan begitu ketika sudah menginjak dewasa mereka sudah tidak asing lagi dengan filsafat dan berpikir secara mendalam. Tidak usah terlalu sulit dan berat materinya cukup ajarkan yang paling sederhana saja dulu. Dengan dimulainya pendidikan filsafat sejak dini maka diharapkan akan dapat membentuk karakter si anak dengan lebih baik hingga mantap ketika usia dewasanya kelak. Jadi anak-anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas secara emosional dan spritual. Bayangkan jika generasi seperti ini yang memimpin Indonesia kelak. Insya Allah indonesia akan lebih cerah masa depannya.

Namun dewasa ini kurikulum filsafat di negara kita seakan asing tak begitu dikenal. Filsafat hanya diajarkan di perguruan tinggi, itupun dengan jurusan yang relevan dengan ilmu sosial. Jadi bisa dibayangkan betapa awamnya masyarakat Indonesia dengan filsafat. Padahal jka mempelajari filasafat, maka akan membuat individu menjadi seorang pemikir kemudian bertindak yang sesuai dengan nilai kebaikan, kebenaran dan keindahan. Dengan ini semoga saja pendidikan filsafat di Indonesia kian berkembang.

sumber: http://edukasi.kompasiana.com/2011/05/26/pendidikan-filsafat-sejak-bangku-sd/
tambahan author :  Berikut ini dokumen pengantar buku
icon ILMU dan FILSAFAT

Write comment
Your Contact Details:
 
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
Security Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."